Jumat, 30 Januari 2015

MARI BELAJAR BERBAGI

kadang kita merasa senang sekali jika diberi  sesuatu oleh orang lain, namun kadangkita lupa bertanya kepada diri sendiri kapan terakhir kali kita berbagi dengan orang lain. kapan kita  terakhir kali bisa meringankan beban orang lain. mungkin inilah salah satu diantara rentetan kegiatan yang akhir-akhir ini jarang kita lakukan.
namun tidak demikian hanlnya pada anak-anak disekolah, tetapnya di SD kita tercinta ini. Beberapa diantara mereka setiap hari  berbagi makanan atau bekal bersama temannya dengan kebahagiaan, berbagi sepotong roti bersama teman adalah hal sederhana yang merek lakukan tetapi mungkin akan sangat berarti kelak ketika mereka dewasa. berbagi mainan dengan teman agar bisa bermain bersama  adalah sebuah pemandangan harian yang bisa kita saksikan setiap hari disekolah.  Bahkan jika mainan seorang anak disita oleh gurunya dikelas karena kedapatan sedang bermain saat jam pelajaran mereka akan kompak  memberikan penjelasan dan memohon agar mainan temannya bisa dikembalikan saat jam sekolah berakhir.
itulah sepenggal kisa dari mereka yang belum terlalu paham dengan urusan dunia,  mereka dengansenag hati berbagi dengan orang lain....... kita sebagai orang dewasa harus belajar banyak dari hal-hal kecil yang dilakukan anak-anak namun sarat dengan makna. (NH)

Selasa, 20 Januari 2015

the first time


alhamdulillah hari ini anak-anak belajar di kelas dengan tenang dan bisa diajak bekerjasama. sebelum memulai pelajaran anak-anak akan melaksanakan sholat dhuha berjamaah dan hal ini pun merupakan budaya sekolah yang sudah mulai dilaksanakan secara rutin sejak tahun 2013. pembiasaan sholat dhuha ini diharapkan bisa membentuk karakter anak-anak dalam berdisiplin serta senantiasa membiasakan kepada anak-anak untuk melaksanakan sholat-sholat sunnah.
setelah sholat dhuha anak-anak membaca dzikir dan doa, hal ini pun merupakan pembiasaan dan budaya sekolah bahwa dalam segala aktifitas keseharian yang kita lakukan harusnya kita selalu memohon ridha dan pertolongan dari allah subhanahu wa ta'ala. 
 
pembeiasaan seperti ini merupakan salah satu dari sekiian banyak karakter yang ingin ditanamkan dalam diri anak-anak didik kami sehingga setelah dewasa nanti karakter-karakter seperti ini bisa menjadi karakter yang menjadi bagian dari anak-anak kita.